Kebudayaan Magetan Sebagai Pusat Industri

Label:

0




                         " Potensi Kebudayaan Magetan"



         

Kerajinan Bambu merupakan salah satu daya tarik untuk sebagian daerah di Indonesia, karena memiliki banyak SDAnya. Seperti daerah lain di kabupaten Magetan juga memiliki kerajinan bambu. Kerajinan bambu di Magetan merupakan salah satu andalan dari kota ini, dan menjadikan media bagi putra daerah Magetan untuk membuat sponsorship. Macam-macam produk unggulan kerajinan anyaman bambu ini berupa : caping (caping adalah topi bulat yang memiliki lingkar luar yg cukup besar, biasanya digunakan para petani untuk mengurangi efek teriknya matahari). Topi (topi ini lebih mirip dengan topi koboi ala Magetan),
baki (tempat membawa minuman untuk disajikan kepada tamu), kap lampu (penutup lampu), tempat tissue, tempat buah, tempat koran serta macam-macam souvenir dari bambu lainnya. Selain dapat menikmati semua hasil kerajinan bambu ini, kita juga bisa melihat pembuatan secara langsung, dan belajar membuat. Bambu yang menjadi bahan bakunya cukup melimpah di daerah yang punya Sarangan sebagai ikonnya tersebut. Dan kerajinan ini memeliki Sentra industri di Desa Ringinagung +- 1,5 arah barat daya kota Magetan. Kalau bicara harga, cukup ekonomis, karena tiap biji dari kerajinan ini dihargai mulai dari 10- 100 ribu rupiah. Tergantung guna, bentuk dan seberapa sulit untuk membuat kerajinan ini. Ini juga menjadikan budaya tidak luntur termakan zaman, tetapi bisa menjadi trend yang modis untuk kaum muda. Dan semua kerajinan maupun oleh-oleh khas Magetan bisa kita temui di pusat oleh-oleh dan kerajinan Magetan di jalan sawo, sebelah barat alun-alun kota.
Jika kita berbicara tentang kebudayaan kabupaten magetan yang di jadikan sebagai pusat sentra industri sungguh banyak tentunya. Seperti batik sidomukti yang terkenal dengan ciri khas gambar bambu dan bulannya serta kerajinan ringin agung yang tersohor dengan kerajinan bambunya.
Seperti para ibu-ibu di Desa Sidomukti, Kec.Plaosan. Desa yang dapat kita telusuri dengan jalan dari Pertigaan Pasar Plaosan masuk kearah kiri, kemudian melewati jalan setapak yang sudah diaspal. Disepanjang jalan terdapat peternakan ayam, kurang lebih 2 km terdapat pertigaan kecil, kemudian disebelah kiri jalan sudah terpampang dengan jelas papan penunjuk yang bertuliskan SENTRA BATIK kemudian belok kanan sekitar 30 m kita akan masuk ke daerah perkampungan Sidomukti. Dimana para wanitanya  sejak dulu secara turun temurun  mempunyai tradisi membatik, tidak heran Desa Sidomukti menjadi sentra kerajinan batik di Kabupaten Magetan. Mereka memanfaatkan jiwa seni mereka untuk membuat batik yang menjadi ciri khas magetan. Motif batik dari Desa Sidomukti banyak ragamnya, tetapi yang paling menonjol, bahkan satu - satunya motif batik yang tidak dimiliki daerah lain yaitu motif Pring Sedapur.Motif ini terinspirasi dari tanaman bambu yang  mengelilingi  Dusun Papringan di Desa Sidomukti. Dari Dusun inilah motif Pring Sedapur itu dibuat sekitar tahun 1970 an.Ciri khas batik motif Pring Sedapur, berupa gambar rumpun bambu yang diatasnya ada gambar bulan.
 Sentra batik ini benar-benar potensi wilayah magetan untuk lebih di kenal keunikannya oleh kota-kota lain di indonesia. Kreatifitas warga sidomukti patut di acungi jempol dalam peranannya ikut membantu memajukan sektor pembangunan maupun industri di kabupaten magetan.
Selain industri batik, magetan juga memiliki industri gamelan yang berpusat di Desa Kauman, Karangrejo +/- 14 Km arah timur kota Magetan. Gamelan merupakan alat musik tradisional khas jawa, biasanya digunakan sebagai pengiring pementasan wayang. Selain sebagai pengiring wayang juga sebagai pendamping lagu campursari, ludruk atau upacara upacara adat. Gamelan adalah alat musik dengan nada pentatonis,gamelan memiliki kurang lebih 15 instrument. Instrument tersebut diantaranya engkuk, kemong, gambang, kendang, gong, bonang, demung, saron, klethung, slenthem, dan lain sebagainya. Nah, instrument-instrument tersebutlah yang di produksi oleh warga desa kauman.
Tak hanya itu magetan juga mempunyai sektor industri genteng yang berpusat di desa winong kawasan maospati. Industri ini sudah terkenal di daerah-daerah sekitarkaresidenan madiun, yang tentunya dengan slogannya anti bocor. Belum cukup itu saja. Magetan juga memiliki kerajinan bambu yang berpusat di Ds. Ringin agung +- 1,5 arah barat daya kota Magetan . Macam-macam produk unggulan kerajinan anyaman bambu ini berupa : caping. Topi koboy ala magetan, baki, kap lampu, tempat tissue, tempat buah, tempat koran serta macam-macam souvenir dari bambu lainnya. Selain dapat menikmati semua hasil kerajinan bambu ini, kita juga bisa melihat pembuatan secara langsung, dan belajar membuat. Bambu yang menjadi bahan bakunya cukup melimpah. Mungkin hal ini di karenakan banyaknya pohon bambu yang tumbuh di daerah magetan.. Kalau bicara harga, cukup ekonomis, karena tiap biji dari kerajinan ini dihargai mulai dari 10- 100 ribu rupiah. Tergantung kegunaan, bentuk dan seberapa sulit untuk membuat kerajinan ini. Sentra kerajinan ini juga menjadikan budaya tidak luntur termakan zaman, tetapi juga bisa menjadi trend yang modis untuk kaum muda.

0 Response to "Kebudayaan Magetan Sebagai Pusat Industri"

Poskan Komentar

    Cari Blog Ini

    Memuat...

    Time & Date

    fuckin love by Fun Fun For Me

    My Quote

    Loading...
    Loading...

    Music Corner

    Get Free Music at www.divine-music.info
    Get Free Music at www.divine-music.info

    Free Music at divine-music.info
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Lomba Blog Pelajar 2012

    Lomba Blog Pelajar 2012

    About Me

    Foto Saya
    Nikmatin semua yang ada di depan mata lo. Kalo capek,tinggal tidur aja sepuasnya sampe lo pulih lagi. Bangunnya jalanin lagi dengn santai dan inget jangan buat diri terluka lama-lama kalo ada yang sakitin lo,cuekin aja dan main sepuasnya sampe lo lupa :)